TEORI KORESPONDENSI
TENTANG KEBENARAN
Teori yang pertama
ialah teori korespondensi [Correspondence Theory of Truth], yang kadang kala
disebut The accordance Theory of Truth. Menurut teori ini dinyatakan bahwa,
kebenaran atau keadaan benar itu berupa kesesuaian [correspondence] antara arti
yang dimaksud oleh suatu pernyataan dengan apa yang sungguh-sungguh terjadi
merupakan kenyataan atau faktanya.
Teori korespondensi
ini sering dianut oleh realisme/empirisme. K. Rogers, adalah seorang orang
penganut realisme kritis Amerika, yang berpendapat bahwa : keadaan benar ini
terletak dalam kesesuaian antara "esensi atau arti yang kita berikan"
dengan "esensi yang terdapat didalam obyeknya".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar