- ONTOLOGI
Ontologi
ialah ilmu yang membatasi diri pada ruang kajian keilmuan yang dapat dipikirkan
manusia secara rasional dan yang bisa diamati melalui pancaindra manusia.
Wilayah ontologi ilmu terbata pada jangkauan pengetahuan ilmiah manusia.
Sementara kajian objek penelaahan yang berada dala batas prapengalaman (seperti
penciptaan manusia) dan pasca-pengalaman (seperti surge dan neraka) menjadi
ontology dari pengetahuan lainnya di luar ilmu.Beberapa Tafsiran Metafisika
yang paling pertama yang diberikan oleh manusia terhadap alam ini adalah bahwa
terdapat wujud yang bersifat lebih tinggi atau lebih kuasa disbandingkan dengan
alam yang nyata. Dengan demikian, metafisika umum atau ontologi adalah
cabang filsafat yang membicarakan prinsip paling dasar atau paling dalam dari
segala sesuatu yang ada.
- EPISTEMOLOGI
Secara kebahasaan (etimologi),
istilah epistemologi berasal dari bahasa Yunani yakni ‘episteme’ yang
berarti pengetahuan dan ‘logos’ yang berarti ilmu. Epistemologi sebagai
satu kesatuan kata yang aktif berarti ilmu tentang pengetahuan.
Menurut Imam Barnadib, epistemologi merupakan sebuah penjelasan
tentang apa yang disebut pengetahuan, bagaimana cara manusia memperoleh atau
menangkap pengetahuan tersebut dan jenis-jenis pengetahuan yang dihasilkan.
Pandangan lain dikemukakan oleh (Milton D. Hunnex dalam Akhyar, 2014: 31),
menyebutkan bahwa epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas sifat
dasar, sumber, dan validitas pengetahuan” (epistemology comprises the
systematic study of the nature, sources, and validity of knowledge).
ü Jenis-jenis Epistemologi
Ada beberapa jenis epistemologi,
Menurut Sudarminta, epistemologi dibagi menjadi tiga jenis yaitu:
a. Epistemologi Metafisis
Plato dan Hegel membicarakan
pengetahuan bertolak dari pandangan tentang metafisika yang dianggap mendasari
semua realitas. Pembedaan Plato antara dunia idea dengan
dunia fisis (yang diasumsikan hanya sebagai tiruan dari
dunia idea) sedangkan epistemologi Hegel yang bertolak dari asumsi
metafisis, di mana baginya realitas hanya merupakan perwujudan dari roh.
b. Epistemologi Skeptis
Epistemologi Rene Descartes adalah
sebagai upaya untuk menemukan metode yang pasti, sehingga filsafat dan
pengetahuan dapat mengatasi berbagai perbedaan dan pertentangan pendapat yang
muncul. Cara yang dilakukan Descartes untuk menemukan metode yang pasti itu
adalah dengan kesangsian metodis.
c. Epistemologi Kritis
Epistemologi kritis bertolak pada
sikap kritis terhadap berbagai macam asumsi, teori, dan metode yang ada dalam
pemikiran serta yang ada dalam kehidupan kita. Pengetahuan teori, metode, dan
cara berpikir yang ada dikritisi artinya dicari kelemahan atau kekurangannya
Kemudian diupayakan untuk merumuskan metode baru.
- AKSIOLOGI
Merujuk ke asal katanya, aksiologi
tersusun dari kata bahasa Yunani axios dan logos. Axios berarti
nilai dan logos berarti teori. Aksiologi diartikan sebagai teori
nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Aksiologi
berhubungan dengan penggunaan ilmu pengetahuan. Seperti dimaklumi, bahwa ilmu
pengetahuan ditujukan untuk kepentingan hidup manusia.
Memang
sejatinya ilmu pengatuhan digunakan bagi sebesar-besar manfaat manusia. Manfaat
bagi kehidupan manusia sebagai makhluk peradaban yang memiliki harkat dan
martabat. Penggunaan produk ilmu pengethauan semestiya diarahkan pada upaya
peningkatan peradaban, sejalan dengan nilai kemanusiaan yang berlaku, bukan
sebaliknya.
Landasan
aksiologi adalah berhubungan dengan penggunaan ilmu tersebut dalam rangka
memenuhi kebutuhan manusia. Dengan perkataan lain, apa yang dapat disumbangkan
ilmu terhadap pengembangan ilmu itu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia.
Tujuan
dasarnya adalah menemukan kebenaran atas fakta “yang ada” atau sedapat mungkin
ada kepastian kebenaran ilmiah. Contoh: pada Ilmu Mekanik Tanah dikatakan bahwa
kadar air tanah memengaruhi tingkat kepadatan tanah tersebut. Setelah dilakukan
pengujian laboratorium dengan simulasi berbagai variasi kadar air ternyata
terbukti bahwa teori tersebut benar. Ilmu ini bermanfaat meningkatkan
kesejahteraan dalam bidang pertanian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar